|
Barat Menekan Iran Melawan |
|
|
|
Tuesday, 02 September 2008 |
|
Perseteruan antara Barat dengan Iran soal program nuklir Teheran seperti tak pernah habis-habisnya. Belum lama ini Barat kembali mengancam, namun Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menegaskan program nuklir Iran demi kepentingan sipil dan pembangkit energi, bukan untuk pemusnah massal.
Ancaman sanksi baru bagi Iran kembali dilontarkan enam kekuatan utama dunia, yang terlibat dalam perundingan nuklir negara itu, apabila Teheran tidak bersedia menerima paket insentif yang ditawarkan sebagai kompensasi dihentikannya aktivitas pengayaan uranium.
Kegiatan pengayaan merupakan upaya untuk menghasilkan bahan bakar yang bisa digunakan untuk reaktor pembangkit nuklir tetapi juga untuk keperluan bahan bom atom.
Inggris mengatakan, Iran akan menghadapi sanksi baru PBB jika hingga hari Selasa (5/8) tidak memberikan tanggapan atas tawaran paket insentif, ungkap seorang juru bicara di Kementerian Luar Negeri Inggris.
|
|
Last Updated ( Thursday, 04 September 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Tentara Amerika Frustasi dan Depresi |
|
|
|
Tuesday, 02 September 2008 |
|
Menang bertempur belum tentu menang perang, itulah
yang berlalu di medan
perang. Ini pula yang terjadi pada tentara Amerika baik di Irak maupun di Afghanistan. Kekalahan hanya menunggu waktu.
Tanggal 2 Mei 2003, Presiden George W Bush dengan bangga dan mungkin
setengah sombong menegaskan kemenangan Amerika di Irak. Pidato kemenangan itu
dilontarkan di atas kapal induk USS
Abraham Lincoln. Ia mengaitkan konflik di Teluk itu dengan serangan teroris 11
September 2001 di Amerika, yang meluluhlantakkan menara kembar Worl Trade
Center.
Kala itu, Bush juga menyebut keberhasilan pasukan
Amerika di Afghanistan, sembari memperingatkan bahwa jaringan Al-Qaeda belumlah
hancur. "Kita akan terus memburu musuh sebelum mereka menyerang," katanya di
depan ratusan tentara yang bersorak sorai di kapal itu.
|
|
Read more...
|
|
|