Home arrow Rubrik arrow Sekilas Korupsi arrow Pegawai Bukopin Dibidik

Arsip Artikel

Tajuk

Akhir Tahun

article thumbnail Sebentar lagi, seluruh penduduk dunia akan mengakhiri tahun 2008, berganti dengan tahun baru 2009. Hampir bersamaan, umat Islam...
+ Selengkapnya

Nasionalisme

article thumbnail Ketika Jenderal (Purn) Try Sutrisno menjabat wakil presiden 1988-1993, seringkali ia melontarkan kata-kata persatuan dan kesatuan. Rekan-rekan...
+ Selengkapnya

Lainya

Kilas Korupsi

Usut Korupsi di Ketapang

article thumbnaiRatusan massa dari pemuda dan masyarakat yang tergabung dalam Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) mendesak Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK). Mereka...
+ Selengkapnya

Vonis 4 Tahun untuk Darlis Ilyas

article thumbnaiMantan Kepala Badan Kesejahteraan Sosial (BKS) Riau Darlis Ilyas kini harus menjalani hidup di balik jeruji besi. Ia haya tertuduk lesu ketika...
+ Selengkapnya

Lainya

Politik

Fadel Muhammad Di antara Megawati dan Sutiyoso

article thumbnail  Sejumlah tokoh mulai mendekati Fadel...
+ Selengkapnya

Internasional

Barat Menekan Iran Melawan

article thumbnail Perseteruan antara Barat dengan Iran soal...
+ Selengkapnya

Tentara Amerika Frustasi dan Depresi

article thumbnai Menang bertempur belum tentu menang perang,...
+ Selengkapnya

Lainya

    Sekilas Info

    Mantan Bupati Purwakarta Lily Hambali Hasan diujung penantian. Belum lama ini, jaksa penuntut umum menjatuhkan tuntutan kepadanya 5 tahun penjara. Berapa tahu vonis hukuman yag bakal dijatuhkan majelis hakim kepadanya?
     
    Massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berunjuk rasa di depan Gedung Konjen Amerika Serikat di Surabaya. Mereka menolak keinginan kongres AS yang meminta pemerintah Indonesia membebaskan dua tokoh Organisasi Papua Merdeka.
     
     
    Pegawai Bukopin Dibidik Print E-mail
    Sunday, 14 September 2008
    Nasib apes tengah menyelimuti empat pegawai Bank Bukopin. Keempat karyawan tersebut kini tidak bisa tidur nyenyak dan makan enak. Maklum belum lama ini Tim penyidik Kejagung iten memeriksa mereka terkait dengan kasus dugaan korupsi terkait pembiayaan alat pengering gabah.

    Keempat pegawai Bank Bukopin tersebut adalah Manajer Bank Bukopin Suherli, Manajer Bank Bukopin Elly Woeryandari, Senior Account Officer Bank Bukopin Anton Kusmin, dan Senior Account Officer Bank Bukopin Dewi Eka Wati. "Status mereka sebagai saksi," ujar Kapuspenkum Kejagung Bonaventura Daulat Nainggolan, Selasa (12/8).
    Dalam kasus dugaan korupsi ini, Kejagung telah menetapkan sebelas tersangka. Sepuluh tersangka merupakan pegawai Bank Bukopin, sementara satu tersangka lainnya berasal dari pihak rekanan.
    Nainggolan menjelaskan, pada 2004 lalu Bank Bukopin Pusat memberikan fasilitas kredit kepada PT Agung Pratama Lestari sebesar Rp 62 miliar untuk pembiayaan alat pengering gabah. "Gara-gara itu negara dirugikan Rp 76 miliar karena pemberian fasilitas itu tidak sesuai peruntukannya," kata Nainggolan. Ant
     
    < Prev
     
    Laporan Khususcukup 150 juta dolar

    article thumbnai Sebenarnya, jika pemerintah benar-benar berniat atau punya kemauan politik...
    + Selengkapnya

    Laporan KhususPerseteruan Abadi SBY-Mega

    article thumbnail Politisi kelas wahid...
    + Selengkapnya

    Laporan UtamaMuncul Raja Kecil Korupsi Meraja Lela

    article thumbnai Biasanya kesejahteraan rakyat selalu dihembus-hembuskan untuk mempengaruhi...
    + Selengkapnya

    Laporan KhususAnjing dan Sepatu Perpisahan

    article thumbnail Barangkali, ini penghinaan terbesar bagi seorang presiden dari negara...
    + Selengkapnya

    Artikel Lainya