| Akhir Tahun + Selengkapnya |
| Nasionalisme + Selengkapnya |
| Lainya |
| Usut Korupsi di Ketapang + Selengkapnya |
| Vonis 4 Tahun untuk Darlis Ilyas + Selengkapnya |
| Lainya |
| Muncul Raja Kecil Korupsi Meraja Lela + Selengkapnya |
| Sepak Terjang Intelijen Beken + Selengkapnya |
| Lainya |
| Fadel Muhammad Di antara Megawati dan Sutiyoso + Selengkapnya |
| Barat Menekan Iran Melawan + Selengkapnya |
| Tentara Amerika Frustasi dan Depresi + Selengkapnya |
| Lainya |
| Dicky Chandra di Pilkada Garut |
|
|
| Sunday, 14 September 2008 | |
|
Demam artis yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif ataupun Kepala dan Wakli Kepala Daerah, yang belakangan tengah trend ternyata merembet juga ke Kabupaten Garut, Jawa Barat, di mana dalam Pilkada Bupati dan Wakilnya untuk periode 2009-2013 artis Dicky Chandra ikut mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati dari calon indefenden Lama tak berakting, Dicky Candra kini mencoba merebut hati penggemarnya dengan mencalonkan diri sebagai wakil bupati Garut, Jawa barat. Ia berpasangan dengan Aceng Fikri dari jalur calon independen. Pada Selasa (5/8/) pria kelahiran Tasikmalaya itu menyerahkan formulir pendaftaran sebagai Wakil Bupati Garut ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut. Ia mendampingi calon Walikota Garut Aceng Fikri yang mencalonkan diri dari unsur perorangan. ![]() Pasangan Aceng Fikri dan Dicky Candra, datang ke KPU Kab. Garut dangan berjalan kaki diiringi 1.500 pendukungnya. Kedua orang tersebut mempergunakan pakaian adat Sunda. "Saya sangat terharu, karena rencananya kami datang diantar oleh pendukung sebanyak 20 orang," ucap Dicky. Mencalonkan diri jadi calon Wakil Bupati, pelantun lagu 'Boleh Nggak' itu mengaku siap meninggalkan dunia hiburan yang selama ini digelutinya. " Untuk mengorbitkan para seniman sunda, saya rela meninggalkan sinetron. Apalagi untuk mencalonkan wakil Bupati, saya sudah siap," ujar artis yang kerap main dalam beberapa acara lawak seperti Ketoprak Humor RCTI serta Ludruk Kirun TPI. ![]() Si Lengser Ada yang unik dalam pencalonan Dicky Chandra sehingga berhasil menyedot perhatian ribuan masyarakat Garut, di mana ketika itu upacara adat Sunda Ruwatan lengkap dengan Si Lengser ikut di gelar, diawali dengan berjalan kaki dari "Anda" center di daerah Copong menuju kantor KPU Garut, pasangan Aceng Fikri- Dicky Chandra (Anda) resmi mendaftarkan diri selaku calon Bupati/Wakil Bupati Garut periode 2009 - 2013. Di halaman kantor KPU, iringan-iringan ribuan pendukungnya dan kelompok teatrikal menggelar proses happening art, yang syarat dengan simbol dan makna terutama mengenai kepeminpinan Garut massa depan. Dipandu Gondo dan Ogi dari kelompok pelawak Sule, mereka menyajikan upacara ruwat yang dipimpin seorang lengser. Upacara itu dimaknai bahwa siapapun yang akan memimpin Garut senantiasa terlebih dahulu harus melakukan pembersihan diri, dengan dilandasi niat ingin mengabdi kepada masyarakat. Menurut Ketua Tim "Anda", Suryana Basajan, payung Agung yang dibawa lengser adalah cerminan visi, dan misi orientasi Garut ke depan, yang harus dikejar oleh pemimpin demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat Garut. Di kantor KPU, pasangan Anda diterima Ketua KPU Garut, H. Iqbal Santoso, dan beberapa anggota KPU. Mereka di sana menyerahkan berkas-berkas persyaratan pencalonan, kemudian Ketua KPU menerima berkas tersebut dan akan diteliti keabsahannya sejak 7 Agustus hingga 12 Agustus 2008. Sedangkan nomor NPWP akan diserahkan Dicky belakangan, karena nomor NPWP itu ketinggalan. Sekitar satu jam, pasangan Anda diterima Ketua dan beberapa anggota KPU Garut. Ketika ditanya tentang ihwal pencalonannya, menurut Dicky Chandra, dirinya melihat satu figur yang akan menjadi pemimpin yang bijak yaitu Kang Aceng Fikri. "Saya bertemu dengan tim-tim yang siap merapat dan mencitai Garut, dan sekaligus mengusai seluk beluk mengenai keberadaan Garut. "Kalau teman-teman lihat ke belekang saya sebagai artis, Dicky Chandra itu paling yang tidak mengikuti trend dan kadang-kadang suka ngumpet. Mungkin banyak program-program yang ada di televisi dan saya berada di belakang layarnya, dan saya tidak pernah ada suatu keinginan memunculkan bahwa saya berada di belakang itu semua. Karena saya itu lebih suka melihat hasilnya dibandingkan dengan membesarkan nama," kilah Dicky*Rus. |
| Next > |
|---|
| Laporan Khususcukup 150 juta dolar + Selengkapnya | Laporan KhususPerseteruan Abadi SBY-Mega + Selengkapnya |
| Laporan UtamaMuncul Raja Kecil Korupsi Meraja Lela + Selengkapnya | Laporan KhususAnjing dan Sepatu Perpisahan + Selengkapnya |
| Artikel Lainya | |